PENILAIAN KELUARGA HARMONIS
Program Keluarga Harmonis bukan sebatas menilai beberapa unsur saja, melainkan bersifat komprehensif atau menyeluruh. Mulai dari pendidikan mental, sosial hingga lingkungan dan spiritual. Demikian disampaikan IB Rai D. Mantra, Walikota saat mendampingi Tim Pembina Keluarga Harmonis BKKBN Propinsi Bali, Sabtu (20/4) di Banjar Ketapean Kaja Kelurahan Sumerta Denpasar Timur.
Hadir pula Nyonya Selly D. Mantra, Ketua TP PKK, Kepala Perwakilan BKKBN Propinsi, Plt Camat Dentim, SKPD terkait dan Tokoh Masyarakat.“Saya menyambut baik penilaian keluarga harmonis ini karena pada intinya akan meningkatkan kesejahteraan keluarga,†ujar Rai Mantra. Lebih lanjut Rai Mantra menambahkan program keluarga harmonis yang dicanangkan pemerintah dalam rangka mewujudkan keluarga sehat bahagia dan sejahtera, merupakan agenda rutin yang digelar setiap tahun melibatkan pasangan keluarga yang telah memenuhi beberapa persyaratan sebagai keluarga harmonis. Untuk Denpasar, pasangan yang berhasil terpilih sebagai duta Kota Denpasar dalam lomba keluarga harmonis tahun ini adalah pasangan Drs. Wayan Sumatra dan Nyoman Sudani, S.Ag berasal dari Banjar Ketapean Kaja Sumerta Dentim. Delapan unsur yang menjadi titik penilaian seperti; pendidikan, kesehatan, keharmonisan dan lain-lain tidaklah cukup. Melainkan bersifat komprehensif mengingat unsur yang bersifat spiritual seperti; ketekunan beragama, kehidupan beragama dan lainlain juga menjadi penentu dalam membina keluarga harmonis.
Sementara Ketua Tim Penilai IB Wirama dalam sambutannya mengatakan, salut atas segala partisipasi dan dukungan yang diberikan duta Denpasar. Terutama kepada bapak Rai Mantra, Walikota dan Nyonya Selly D. Mantra, Ketua TP PKK yang terjun langsung mengawasi jalannya penilaian. Hal ini tentu akan lebih memotivasi peserta dalam menghadapi penilaian kali ini. Program UPPKS maupun Keluarga Harmonis yang dicanangkan pemerintah merupakan program kependudukan guna mewujudkan keluarga seimbang 2015. Khusus untuk keluarga harmonis ada beberapa parameter yang harus dipenuhi seperti; laju pertumbuhan yang harus mencapai 0,01 %, rata-rata anak harus 1 atau 2 dan dari keluarga tersebut paling tidak ada satu anak berjenis kelamin perempuan. Hal ini dimaksudkan agar ada penerus generasi berikutnya, ujar Wirama.
Sedangkan pasangan keluarga harmonis Denpasar Wayan Sumatra dalam sambutannya mengatakan, terimakasih atas terpilih dirinya dan keluarga sebagai duta keluarga harmonis mewakili Kota Denpasar. Baginya ini merupakan kesempatan yang baik untuk menunjukkan rasa pengabdiannya kepada pemerintah Kota dan suatu kepercayaan yang besar dari Bapak Walikota maupun lingkungan keluarga dan tempat tinggalnya.
Hal ini dibenarkan Md. Mudra, salah seorang tokoh masyarakat banjar Ketapean Kaja yang juga Kadis Kebudayaan Denpasar. Menurutnya sosok Wayan Sumatra dikenal sebagai sosok yang tegar dan pekerja keras. Sehingga sangat tepat bila keluarga Wayan Sumatra terpilih sebagai keluarga harmonis Kota Denpasar. Selain mempelajari profil dari Wayan Sumatra, Tim penilai juga melakukan wawancara langsung kepada yang bersangkutan dan keluarga (Gst).