Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui program keluarga berencana (KB) menjadi peran semua pihak termasuk seluruh puskesmas merupakan ujung pelayanan pelayanan pada masyarakat. Seperti yang dilakukan Puskesmas I Denpasar Timur berhasil mengajak masyarakat melakukan program KB melalui akseptor IUD dan Implan. Hal ini mengantarkan Puskesmas I Denpasar Timur masuk naminasi nasional untuk pelaksanaan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) khususnya penggunaan IUD dan Implan. Demikian disampaikan Ketua Tim Penilai Pusar dr. Mila Yusnita Rina Utami Ningsih saat melakukan penilaian di Puskesmas I Denpasar Timur, Kamis (23/6). Rombongan Tim evaluasi pusat ini diterima Wakil Walikota Denpsar IGN Jaya Negara didampingi Kepala Badan KB dan PP Kota Denpasar I Gusti Agung Laksmi Dharmayanti, Kepala Dinas Kesehatan, dr. Luh Putu Sri Armini dan Wakil Ketua TP PKK Ny. Antari Jaya Negara serta instansi terkait.
Lebih lanjut dr. Mila Yusnita menambahkan dari hasil laporan yang disampikan ke pusat capaian masyarakat yang menggunakan alat kontrasepsi khususnya IUD dan Implan yang dilayani Puskesmas I Denpasar Timur cukup tinggi. "Saya kira capaian ini yang mengatarkan puskesmas I Denpasar Timur masuk nominasi nasional khususnya region I," ujar dr. Mila Yusnita. Untuk regional I Puskesmas I Denpasar Timur yang mewakili provinsi Bali akan bersaing dengan provinsi Banten dan Provinsi Lampung. Nantinya untuk puskesmas yang terpilih menjadi juara akan menjadi acuan nasional untuk pelayanan KB di puskesmas.
Lebih lanjut dr. Mila Yusnita menambahkan dilakukannya penilaian pelayanan KB di tingkat puskesmas mengingat menurunya peserta KB yang terjadi belakangan ini. Hal ini disebabkan salah satu faktor kurangnya sarana pelayanan yang dilakukan di tingkat puskesmas. "Kami harapkan melalui lomba ini lebih meningkatkan peserta masyarakat dalam mengikuti program KB," harapnya.
Wakil Walikota Denpasar IGN Jaya Negara menyampaikan mengatasi masalah laju pertumbuhan penduduk antara lain dilakukan dengan menurunkan angka kelahiran melalui gerakan KB nasional. Mengingat sasaran program kependudukan dan keluarga berencana untuk menekan laju pertumbuhan penduduk melalui pembinaan keluarga dan pelayanan kontrasepsi terutama peserta KB aktif MKJP. Puskesmas I Denpasar Timur telah melakukan pelayanan MKJP sesuai dengan standar prosedur pelayanan (SOP).
Kepala Puskesmas I Denpasar Timur IA Putri Widhiastuti menyampaikan untuk meningkatkan peserta KB aktif pihaknya gencar melakukan sosialisasi dan konseling khususnya untuk pasangan usia subur. Disamping juga memberikan pengetahuan secara dini dengan menyasar para remaja. Selain memberikan pelayanan secara rutin pihaknya mengaku telah merangkul pasangan usia yang belum melakukan program KB melalui stempel KB. termasuk juga memberikan program KB MKJP melaui poster-poster. (Gst)
22 Oktober 2025
03 November 2025
14 Agustus 2025
29 Oktober 2025