Masalah pendidikan jangan hanya diserahkan pada guru di sekolah. Karena keberhasilan pendidikan anak ditentukan pada tiga komponen yaitu sekolah, masyarakat dan orang tua. Demikian disampaikan Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra saat memperingati hari Anak Nasional di lapangan parkir Taman Kota Denpasar, Rabu (5/8). Saat memperingati Hari Anak tersebut juga di kukuhkan Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia dan Forum Anak. Sebelum upacara pengukuhan Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra yang didampingi Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. IA Selly D. Mantra dan Wakil Ketua TP PKK Ny. Antari Jaya Negara serta instansi terkait.
"Bila hanya berpikir keberhasilan pendidikan hanya ditentukan oleh guru sekolah berarti belum ada transformasi pendidikan anak," ujar Rai Mantra. Untuk itu keberhasilan pendidikan anak harus pada pendidikan tigal hal tersebut. Pendidikan anak sekarang ini merupakan investasi yang sangat baik karena tidak hanya investasi material tetapi ada investasi spiritual, intelektual dan emosional. Menurut Rai Mantra secara global banyak segmen yang melakukan pembelaan terhadap kasus anak sekarang ini. Di Kota Denpasar terdapan Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (KBPP), Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) dan sekarang ini telah dikukuhkan Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia dan Forum Anak. Dengan semakin banyak yang peduli terhadap anak diharapkan tidak terjadi kasus-kasus yang tidak diinginkan seperti kasus Angeline.
Di Kota Denpasar sendiri telah ada Yayasan Lentera Anak Bali yang memperhatikan pendidikan anak yang sering bekerja Pasar Badung. "Ini sangat luar biasa yang telah memperhatikan pendidikan anak-anak di pasar," ujarnya. Rai Mantra mengharapkan kedepannya pendidikan anak pasar diarahkan ke jenjang formal sehingga mereka memiliki ijazah melalui kejar paket. Pemerintah Kota Denpasar sendiri melakukan program inklusif artinya apapun yang menjadi kebutuhan masyarakat yang belum terjangkau harus dilakukan. Mengingat pemerintah harus hadir dalam situasi apapun yang dibutuhkan masyarakat.
Rai Mantra juga menekankan jangan sampai terlambat untuk memberdayakan masyarakat sehingga memiliki daya saing. Seiring waktu berjalan terus pergaulan semakin berkembang termasuk pergaulan negara seperti pelaksanaan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dan WTO tahun 2020. Kalau sudah masuk MEA anak-anak akan dituntut memiliki kompetensi serta tersertifikasi. Standar ini harus dimiliki seterusnya untuk menghapi persaingan ini.
Ketua Panitia AAN Wijaya menambahkan peringatan hari anak ini secara bersama mewujudkan hak anak dan perlindungan anak. Serta menumbuhkan kepedulian kesadaran dan peran aktif semua pihak untuk meningkatkan pertumbuhan serta tumbuh kembang anak. Dalam peringatan hari anak juga dilaksanakan berbagai lomba seperti mewarnai, melukis, kreativitas daur ulang, lomba stand up comedy dan lomba marching band.(Gst)
22 Oktober 2025
03 November 2025
14 Agustus 2025
29 Oktober 2025