Menu

FK PUSPA DENPASAR DIKUKUHKAN

  • Rabu, 05 September 2018
  • 719x Dilihat

Denpasar - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Denpasar, menggelar sosialisasi Three Ends dan Pengukuhan Forum Komunikasi Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (FK PUSPA) Kota Denpasar, periode 2018-2021 di Gedung Graha Sewaka Dharma Lumintang, Denpasar pada Selasa (4/9) kemarin pukul 09.00 wita - selesai. Pengukuhan FK PUSPA Denpasar yang dimoderatori Luh Putu Anggreni, dilakukan Sekda Kota Denpasar, AA Rai Iswara, mewakili Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra. Beliau menngharapkan FK PUSPA yang dikukuhkan itu mampu mengatasi permasalahan perempuan dan anak, yakni kekerasan terhadap perempuan dan anak, akhiri perdagangan manusia dan akhiri ketidakadilan akses ekonomi untuk perempuan.

Rai Iswara mengatakan kekerasan terhadap perempuan dan anak telah memeberikan dampak negative dan luas. Tidak hanya terhadap korban, juga berpengaruh terhadap proses tumbuh kembang anak dalam kehidupan sebuah keluarga, usaha membangun partisipasi Three Ends telah dilaksanakan dengan baik di Kota Denpasar, seperti yang dilakukan Luh Putu Anggreni, yang bergelut dengan kemiskinan dan kehampaan. Bahkan di Pasar Badung, Anggreni juga menghimpun juru sun dengan melaksanakannya secara maksimal tanpa pamrih dan nyata dirasakan. “Oleh sebab itu, saya tidak khawatir karena dipercaya sebagai Ketua FK PUSPA untuk mengkoordinasikan langkah-langkah berikutnya. Untuk sukses melaksanakan tugas harus dengan penuh hati sesuai ajaran catur marga,” kata Anggreni. Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Denpasar, I Gusti Agung Laksmi Dharmayanti, menyatakan program Three Ends memprioritaskan tiga isu utama, takni akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, akhiri perdagangan orang dan akhiri kesenjangan akses ekonomi bagi perempuan.

Dalam sosialisasi Three Ends ini, melibatkan 200 peserta dari lembaga masyarakat pemerhati perempuan dan anak, satgas perempuan dan anak, karang taruna, WHDI, PKK dan tokoh masyarakat dengan mendatangkan empat narasumber uang professional di bidangnya salah satunya yaitu Ketua Umum Forkomwil PUSPA Bali, AAA Ngr Tini Rusmini Gorda. (GM)