Apa kabar Ayah Bunda dan sahabat balita tercinta...kali ini kami dari Tim Ciluba akan membagikan informasi seputar permasalahan perilaku anak yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari hari berikut beberapa cara untuk mengatasinya. Edisi hari ini Senin, 26 September 2016, adalah :
Perilaku menyerang, memukul, dan mencubit yang ditunjukkan oleh putra putri ayah bunda, bisa dikategorikan sebagai tindakan agresif. Perilaku ini memang masih bisa dikatakan wajar pada usia 1-3 thn, mengingat anak masih memiliki keterbatasan dalam mengekspresikan perasaan dan pemikirannya secara verbal. Kemampuan bicara pada anak seusia ini sering kali belum optimal. Keterbatasan ini membuat anak lebih mudah frustasi menghadapi lingkungan yang sulit ia kendalikan atau tidak sesuai dengan keinginannya. Dalam keadaan frustasi, paling mudah baginya untuk bereaksi secara fisik sebagai satu satunya cara yang ia tahu. Namunperilaku ini tidak datang dengan sendirinya. Anak bisa memperoleh perilaku agresif dari apa yang ia lihat di lingkungan sekitarnya. Sumbernya bisa dari orang orang sekelilingnya yang biasa menyelesaikan masalah dengan kekerasan, tayangan di televisi, serta bisa juga disebabkan karena anak diasuh terlalu keras ataupun terlalu dimanjakan. Berikut ini beberapa tips untuk mengatasi anak dengan perilaku agresif :
Ø Abaikan perilaku anak bila tindakannya tidak berbahaya. Jika merasa perilakunya tidak diperhatikan biasanya anak dengan sendirinya akan berhenti. Peluklah anak ketika mulai memanting dirinya ke lantai agar tidak terluka tapi tetap tidak memenuhi keinginannya
Ø Hindari memberikan hukuman fisik pada anak ketika berperilaku agresif karena anak seusia ini belum paham akan makna hukuman. Lagipula anak akan lebih mengingat sakitnya daripada pesan moral yang ingin kita sampaikan. Cukup sampaikan dengan ekspresi wajah tidak suka tapi jangan membentaknya.
Ø Tunjukkan konsekuensi akibat tindakan agresif tersebut dengan cara yang lebih dipahami. Misalnya : kalau memukul teman tidak boleh bermain dengan mainan kesayangannya
Ø Berikan perhatian yang lebih besar pada perilakunya yang positif. Ayah bunda harus jeli melihat perilaku anak yang positif dan berikan perhatian dan penghargaan yang besar pada perilaku positifnya dengan pujian, atau bahkan hanya sekedar berjalan jalan
Ø Ajari anak untuk mengekspresikan perasaannya ke dalam kata kata. Ketika ia marah, ayah bunda bisa membantu dengan membuat anak mengenali rasa marahnya dengan “ kamu marah yaa karena tidak boleh main di luar. Sehingga perlahan anak akan mahir mengungkapkan perasaannya secara verbal dan tidak lagi menunjukkannya dengan aksi fisik
Demikian tips dari Tim kami. Selalu tersenyum dan bersabar ayah bunda….salam ci lu ba (cinta keluarga balita)
22 Oktober 2025
03 November 2025
14 Agustus 2025
29 Oktober 2025