Menu

PELATIHAN AKTIVIS PATBM (Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat) TAHUN 2018

  • Sabtu, 07 April 2018
  • 1091x Dilihat

Denpasar- Tingginya kasus-kasus yang melibatkan anak maka dipandang perlu untuk melakukan penanganan secara komprehensif. Bahkan, penanganan kasus anak harus dilakukan mulai dari tingkat terbawah, yakni lingkungan banjar dan desa masing-masing. Oleh karena itu, Bidang P2TP2A dibawah Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Denpasar, mendorong setiap desa membentuk aktivis Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) dengan mengadakan Pelatihan.

Dalam pelatihan ini dihadiri oleh Perwakilan dari Guru-guru/pendidik, BPD, Babin Kamtibnas, Kaling, Kadus dan Kelurahan dengan peserta sekitar 40 orang. Mereka sangat aktif dan antusias pada pelatihan ini dengan harapan kekerasan terhadap anak menurun karena saat ini kasus yang melibatkan anak masih cukup tinggi. Adapun narasumber dalam pelatihan ini yakni dari BSW, DP3A Provinsi, Aktivis PATBM Gianyar, Polda Bali dan Ketua Pelaksana Harian P2TP2A, Luh Putu Anggreni, SH sebagai moderator (03/04/18)

Ir. I Gusti Agung Laksmi Dharmayanti, Msi, Kepala DP3AP2KB yang langsung memberi sambutan pada pembukaan pelatihan Aktivis PATBM ini mengatakan saat ini Denpasar baru memiliki PATBM di empat desa dan dua kelurahan. Desa yang sudah memiliki PATBM, yakni Kesiman Kertalangi, Sanur Kaja, Tegal Harum dan Ubung Kaja. Sedangkan Kelurahan yang sudah membentuk PATBM, yakni Kesiman dan Sesetan. “Kedepannya kita dorong agar semua desa dan kelurahan memiliki PATBM ini. “ujarnya (03/04).

Drs. I Made Atmajaya, Kepala Bidang P2TP2A menambahkan keberadaan PATBM ini di harapkan mampu mencegah kekerasan terhadap anak di lingkungan masing-masing. Selain itu dengan terbentuknya PATBM ini, sudah ada jejaring dalam mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak. “PATBM ini juga bisa melakukan identifikasi, menolong serta melindungi anak-anak yang menjadi korban kekerasan. Oleh karena itu, orang-orang yang duduk di PATBM merupakan tokoh-tokoh masyarakat setempat. “tegasnya (03/04).