Menu

Pembukaan Rare Bali Festival ( RBF )

  • Sabtu, 09 Agustus 2014
  • 2065x Dilihat

Pelaksanaan Rare Bali Festival ( RBF ) yang diselenggarakan Penggak Men Mersi bersama Puri Kesiman didukung Pemerintah Kota Denpasar serangkaian Hari Anak Nasional dibuka secara resmi Walikota I. B Rai Dharmawijaya Mantra bersama Pangdam IX Udayana Mayor Jenderal TNI Wisnu Bawa Tenaya dan penglingsir Puri Kesiman A.A Ngurah Gede Kusuma Wardana, Kamis 7 Agustus 2014 di depan Puri Kesiman, Denpasar Timur. Hadir juga Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. I. A Selly Dharmawijaya Mantra, Sekda Kota Denpasar A.A. N Rai Iswara, dan pimpinan SKPD Pemerintah Kota Denpasar.

Parade budaya Rare Bali Festival dengan tema Merawat Tunas Peradaban ini diawali dengan atraksi Adimerdangga yang dibawakan oleh anak-anak SD. " Rare Bali Festival moment pertamayang mengambil inisiatif dari kebudayaan lokal yang menjawab tantangan global, apalagi saat ini gencar dengan memaknai character building ", ujar Rai Mantra. Walikota Rai Mantra juga mengapresiasi pertunjukan senam karakter yang meliputi senam Anti Narkoba, HIV dan AIDS, dan Anti Korupsi yang dibawakan oleh anak-anak SD yang merupakan ide dari A.A Ngurah Gede Kusuma Wardana, Penglingsir Puri Kesiman.

Sementara Pangdam IX Udayana Mayor Jenderal TNI Wisnu Bawa Tenaya mengatakan, anak-anak merupakan tunas peradaban, sehingga tugas semua pihak baik Pemerintah, TNI, POLRI, orang tua, dan guru-guru untuk terus membimbing. Berbagai atraksi budaya serta permainan anak-anak yang ditampilkan antara lain sepit-sepitan, meong-meongan, maguak-guakan, dan mebarong-barongan. Parade budaya ini juga diikuti dengan penampilan busana adat Bali dan tarian baris, serta pameran lukisan anak-anak yang juga diikuti anak-anak penyandang disabilitas. Diharapkan dari kegiatan ini anak-anak dapat mengerti kebersihan diri, kesehatan badan, jiwa dan komunikasi lewat seni budaya serta dapat mewujudkan kota ini sebagai kota budaya.