Mengingat tingginya kasus kekerasan seksual pada anak akhir-akhir ini, maka perlu upaya sosialisasi secara intensif, efektif dan komprehensif terhadap semua kalangan masyarakat luas merupakan hal yang sangat penting. Dimana tumbuh kembang anak tidak akan cukup bila diserahkan pada alam sekitar dan lingkungan saja, perlu intervensi sosial, ekonomi, budaya dan teknologi, semangat serta kesungguhan orang tuannya agar anak tumbuh dan berkembang secara optimal, demikian diungkapkan Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra saat menjadi Keynote Speaker saat acara Sosialisasi Seks Sejak Dini dan Pendekatan Berbasis Keluarga dan PAUD/TK, Minggu (8/6) di Gedung Sewaka Dharma. Hadir juga dalam kesempatan ini Wakil Walikota Denpasar IGN Jaya Negara, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, Bunda PAUD Kota Denpasar Ny. IA Selly D. Mantra, Ketua WHDI Kota Denpasar Ny. Antari Jaya Negara, Ketua DWP Kota Denpasar Ny Kerti Rai Iswara dan Kepala Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (KBPP) Kota Denpasar I Gst Agung Laksmi Dharmayanti.
Lebih lanjut Rai Mantra mengatakan, di era sekarang ini kenyataan dilapangan mengenai kekerasan terutama kekerasan seksual, pedofelia, eksploitasi dan traficking pada anak-anak semakin banyak. Dimana dalam pemberitaan media terkait kasus kekerasan seksual yang menimpa anak-anak salah satu kasus yang sangat mencengangkan adalah kasus kekerasan seksual yang menimpa anak di Jakarta Internasional School (JIS) yang akan membawa dampak teromatik pada anak kedepannya. Oleh sebab itu, dalam Sosialisasi Seks Sejak Dini dan Pendekatan Berbasis Keluarga dan PAUD/TK di harapkan kepada guru-guru TK untuk mengaplikasikan wawasan Budaya ke dalam sistem pendidikan yang diajarkan kepada anak. Dimana spiritualitas, intelektualitas dan moralitas harus diterapkan sungguh-sungguh, agar terjadinya pembentukan karakter yang kuat dan baik pada mental anak.
Sementara itu ketua panitia pelaksana harian Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Denpasar Luh Putu Anggreni dalam laporannya mengatakan, tujuan dari di adakannya Sosialisasi Seks Sejak Dini dan Pendekatan Berbasis Keluarga dan PAUD/TK ini untuk mencegah terjadinya kekerasan pada anak dan Eksploitasi Seksual Komersial Anak (ESKA) dan untuk meningkatkan koordinasi dan jejaring kerja dalam penanganan korban kekerasan terhadap anak serta ESKA di Kota Denpasar berdasarkan UU Nomar 23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.
Putu Anggreni juga menambahkan, kegiatan Sosialisasi Seks Sejak Dini dan Pendekatan Berbasis Keluarga dan PAUD/TK tahun 2014 di Kota Denpasar ini dilaksanakan Pemerintah Kota Denpasar melalui KBPP Kota Denpasar yang berkerjasama dengan P2TP2A Kota Denpasar, HIMPAUDI Kota Denpasar dan Himpunan Psikologi (HIMPSI) Wilayah Bali dengan banyak peserta 250 orang guru PAUD/TK se-Kota Denpasar. (ays)
22 Oktober 2025
03 November 2025
14 Agustus 2025
29 Oktober 2025